Piala Dunia Buat Pogba Tambah Baik Untuk MU Kata Mourinho

Jose Mourinho mengatakan bahwa Piala Dunia menyediakan “habitat yang sempurna” untuk Paul Pogba untuk berkembang setelah musim yang sulit dengan Manchester United.

Pogba adalah kunci keberhasilan Prancis di Rusia, mencetak gol dalam kemenangan 4-2 melawan Kroasia. Penampilannya selama turnamen itu berbeda dengan pajangannya untuk United sejak £ 89,3 juta pindah dari Juventus pada 2016, yang telah melihat kilatan bakatnya dicampur dengan peregangan inkonsistensi.

Mourinho berharap Pogba, yang sedang berlibur di Los Angeles, dapat menciptakan kembali bentuk Piala Dunianya di Liga Primer musim depan, tetapi dia menegaskan itu adalah sampai ke 25 tahun untuk “berkonsentrasi.”

“Saya tidak berpikir itu tentang kami mendapatkan yang terbaik darinya, ini tentang dia memberikan yang terbaik yang harus dia berikan,” kata manajer United kepada ESPN FC dalam sebuah wawancara eksklusif.”Saya pikir Piala Dunia adalah habitat yang sempurna bagi pemain seperti dia untuk memberikan yang terbaik [mereka].

“Kenapa? Karena itu tertutup selama sebulan, di mana dia hanya bisa berpikir tentang sepakbola. Di mana dia bersama timnya di kamp pelatihan, benar-benar terisolasi dari dunia luar, di mana mereka fokus hanya pada sepakbola, di mana dimensi permainan hanya bisa motivasi.

“Selama satu musim, Anda dapat memiliki pertandingan besar kemudian pertandingan yang lebih kecil, lalu yang lebih kecil lagi, maka Anda dapat kehilangan fokus, Anda dapat kehilangan konsentrasi Anda, kemudian datang pertandingan besar lagi.

“Di Piala Dunia, arah emosi, tanggung jawab, keputusan besar selalu tumbuh.

“Anda berada di fase grup, Anda pergi ke babak 16 besar, ke perempatfinal, ke semifinal, ke final. Ini memberi motivasi. Ini memberi makan konsentrasi pemain.

“Jadi saya pikir itu lingkungan yang sempurna untuknya.”

Pogba sudah biasa sejak kembali ke Old Trafford dua tahun lalu, tetapi ia dikeluarkan dari tim oleh Mourinho untuk pertandingan Liga Champions yang penting dengan Sevilla musim lalu.

Dia kembali ke tim untuk mencetak dua gol saat United bangkit dari ketertinggalan 2-0 untuk menang 3-2 melawan Manchester City di Etihad Stadium – hasil yang menunda pesta gelar City.

Mourinho menyarankan Pogba lebih konsisten di Piala Dunia karena dia merasa “komitmen ekstra” kepada Perancis dan mengisyaratkan dia harus mengadopsi pendekatan yang sama ketika dia kembali mengenakan seragam United.

“Saya pikir pemain di Piala Dunia, mereka benar-benar merasa bahwa komitmen ekstra dengan negara, dengan orang-orang, tanggung jawab ekstra yang membuat mereka – dengan sudut pandang emosional – untuk kadang-kadang bahkan terlalu kuat,” tambah Mourinho.

“Jadi mereka bermain untuk tim, dan hanya untuk tim, dan tim adalah hal yang paling penting, dan mereka melakukan segalanya untuk mencoba berhasil.

“Jadi saya pikir ini adalah lingkungan yang sempurna untuk pemain berbakat seperti dia untuk fokus, untuk sepenuhnya fokus pada pekerjaan.”

 

Higuan : Marcos Rojo Luar Biasa

Bomber andalan tim Tanggo,Gonzalo Hinguain mengungkapkan jika dirinya sangat bahagia melihat koleganya Marcos Rojo yang berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit ”86.  Gol Rojo sendiri berhasil menyelamat Argentina yang hampir tersingkir di Piala Dunia 2018 di Russia. Pasalnya Messi cs baru saja mengoleksi satu poin sebelum Rojo memberikan kemenangan dramatis berkat gol di menit menit akhir yang membuat Argentina resmi lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 mendampingi Kroasia di Grup D.

Argentina sendiri sempaat unggul lewat gol Messi, di babak pertama sebelum pada babak kedua yakni Vicktor Moses berhasil menyeimbangkan kedudukan melalui titik putih. Dan Rojo menjadi pahlawan dengan golnya sepektakulernya.

Dan penyerang Juventus Gonzalo Higuain mengatakan jika benar benar lega dan bahagia melihat Rojo berhasil menyelamatkan Argentina pada pertandingan tersebut.

”Sangat bahagia melihat Rojo berhasil mencetak gol bagi kami, Tim benar benar bahagia akan hal itu.”ucap Higuain kepada Internasional Football.

Higuain sendiri kembali menambahkan jika timnya memang benar benar layak untuk lolos ke bababk 16 besar mengingat apa yang telah di lakukan oleh Argentina di sepanjang laga.

” Dalam pikiran saya, kami benar benar sangat layak untuk 16 besar, dan kami memiliki ruang ganti yang begitua bahagia.” ungkapnya.

”Apa yang anda lihat semua adalah kami bermain melawan tim yang memiliki fisik yang luar biasa,dan kami bermain hingga mati untuk laga ini. Dan yang terpenting kami sangat bangga dengan tim yang kami mainkan.” terang Higuain.

Marcos Rojo sendiri sebenarnya sempat hampir membuat Nigeria mendapatkan Penalti, usai tertangkap Handsball di area terlarang, namun wasit menolak memberikan penalti tersebut.

”Itu bukan Penalti, dan yang jelas Marcos telah mencoba membuang bola tersebut dengan sundulan dan itu mengenai tangannya sedikit, itu amat alami dalam sepak bola.” tutup penyerang Juventus tersebut.

 

 

Allardyce  : Jika Spanyol Hancur Lebur Di Piala Dunia, Maka Salahkan Real Madrid

Timnas Spanyol mungkikin tengah kecewa usai mereka mendengar pernyataan Real Madrid yang resmi menunjuk Jullen Lopetegui sebagai pelatih baru mereka pada musim panas nanti usai gelaran Piala Dunia 2018 berakhir.

Sebagai catatan jika Jullen Lopetegui baru akan memimpin anak asuhnya untuk bermain di ajang Piala Dunia Russia bahkan telah tiba di Russia untuk menjalani pertandingan perdana di Piala Dunia demi menghadapi Timnas Portugal di fase grup.

Melihat pemberitaan pemecatan Lopetegui membuat mantan pelatih timnas Inggris Sam Allardyce memberikan komentar, ia bependapat jika pemecatan yang di alami oleh Lopetegui merupakan kesalahan yang di lakukan oleh pihak Real Madrid yang di anggapnya tidak profesional sebagai klub tersukses pada musim ini.

Sam Allardyce juga menyebutkan jika Real Madrid akan menjadi pihak yang sangat bertanggung jawab jika Spanyol harus hancur lebur di Piala Dunia, mengingat ini merupakan turnamen paling bergengsi untuk para pemain Sepak Bola di Dunia.

Big Sam julukan Sam Allardyce pun memahami perasaan dari federasi sepak bola Spanyol (RFEF).

”Jika saya menjadi federasi sepak bola sepanyol saya akan begitu marah dengan apa yang dilakukan oleh Real Madrid.” ucapnya.

Big Sam juga menyebutkan jika Real Madrid harusnya menunda penjukan Lopetegui sebagai pelatih baru mereka, apalagi Piala Dunia belum bergulir sama sekali dan itu bisa menggangu kosentrasi tim.

”Madrid tampaknya melakukan keseangajaan, mereka menujuk Lopetegui sebagai pelatih baru satu hari sebelum Piala Dunia. Itu bukan hal yang di luar kendali. Mereka sengaja melalukan hal itu. Dan jelas Federasi Sepal Bola Spanyol merasa kehilangan wajah mereka.” ungkapnya.

”Jadi jika Timnas Spanyol hancur lebur di Pial Dunia itu adalah kesalahan yang di lakukan oleh Real Madrid.” tutup mantan pelatih The Three Lions Inggris tersebut.