Deprecated: _c is deprecated since version 2.9.0! Use _x() instead. in /home/judikita.info/public_html/wp-includes/functions.php on line 5323
Archive for December, 2018

Gennaro Gattuso Dipastikan Aman Untuk Tetap Menjadi Pelatih AC Milan

Sunday, December 30th, 2018

Sebelumnya, pelatih dari AC Milan, Gennaro Gattuso sempat santer dikabarkan akan dipecat karena performa AC Musim yang kurang bagus pada pertengahan musim ini. Tetapi direktur olahraga dari AC Milan, Leonardo memastikan bahwa posisi Gattuso tetap akan aman di AC Milan.

Performa dari I Rossoneri pada musim 2018 – 2019 masih belum sempurna dan konsisten. AC Milan masih dianggap gagal untuk bisa meraih kemenangan karena masih belum bisa memperoleh kemenangan dalam lima laga terakhir diseluruh ajang yang dijalani oleh AC Milan.

Sebelumnya mereka bermain dengan tanpa gol saat berhadapan dengan Torino, Frosinone dan Bologna pada babak serie A. Selanjutnya mereka mengalami kekalahan saat kontra Olympiakos dengan skor akhir 1 – 3 di Liga Europe. Mereka juga berhasil ditaklukan oleh Fiorentina dengan skor akhir 0 – 1.

Secara keseluruhan, AC Milan hanya berhasil meraih 10 kali kemenangan, 6 kali mengalami kekalahan dan 8 kali ditahan imbang dari 24 laga yang sudah dijalani oleh mereka pada musim ini. Hasil tersebut membuat posisi Gattuso menjadi tidak aman dikursi kepelatihan AC Milan.

Dengan hasil tersebut membuat posisi Gattuso menjadi terancam. Dirinya pun dikabarkan akan segera didepak dari AC Milan dan posisinya akan digantikan dengan Arsene Wenger atau Fabio Capello.

Leonardo mengatakan, “Dengan kondisi seperti ini kami tidak akan menggantikan posisi Gattuso dengan yang lain. Kami masih bisa menghandle kondisi dan situasi umum seperti ini. Kami akan berusaha untuk memperbaiki situasi yang sedang terjadi saat ini. Kami memiliki strategi yaitu untuk finish dibabak empat besar”

AC Milan untuk saat ini berada diperingkat ke-6 diklasemen sementara ajang Serie A dengan total perolehan poin sebanyak 28 poin.

Nama Ever Banega Muncul Sebagai Calon Pengganti Aaron Ramsey di Arsenal

Friday, December 28th, 2018

Arsenal memiliki rencana untuk melepas salah satu pemainnya, Aaron Ramsey pada musim
depan. Beberapa nama pemain pengganti untuk sang gelandang Arsenal tersebut mulai
bermunculan. Salah satu diantaranya adalah pemain andalan dari Sevilla, Ever Banega.

Banega menjadi salah satu target transfer Arsenal pada bulan Januar 2019 mendatang. Mereka
sangat membutuhkan amunisi baru pada lini tengah. Sejak dibawah kepelatihan dari Unai Emery
pada musim panaa lalu, Arsenal tampil lebih baik daripada musim sebelumnya.

Performa apik tersebut tidak lepas dari beberapa pemain baru yang baru didatangkan ke
Emirates Stadium. Pemain tersebut diantaranya adalah Stephan Lichteiner, Mateo Guendouzi,
Sokratis Papstathopoulos, Bernd Leno dan Lucas Torreira.

Arsenal sempat tampil tak terkalahkan semenjak akhir Agustus sampai pertengahan Desember
ini. Sepertinya perburuan yang dilakukan oleh Emery masih belumlah selesai. Manajer asal
Spanyol ini dikabarkan masih akan mendatangkan beberapa pemai baru lagi pada bursa transfer
Januar 2019 mendatang.

Emery pun dikabarkan memiliki keinginan untuk bisa mendapatkan dan mendatangkan Banega.
Gelandang asal Argentina ini memang dikenalnya dengan baik. Emery pernah menanganinya saat
dirinya masih menjadi pelatih dari Valencia dan Sevilla beberapa tahun lalu.

Berdasarkan laporan dari Rosario 3, Emery akan menawarkan pada Sevilla sebesar 18 Juta
Pounds untuk bisa membeli Banega pada bursa transfer Januari 2019. Jumlah yang dikeluarkan
tersebut dianggap sangatlah cukup untuk bisa mendapatkan sang pemain.

Mereka mengusahakan untuk mendatangkan Banega karena sepertinya Arsenal akan kehilangan
dua pemain gelandangnya yaitu Aaron Ramsey yang akan keluar pada musim depan karena
kontraknya tidak diperpanjang dan Mesut Ozil yang memiliki performa yang tidak konsisten, bisa
saja hengkang pada Januari 2019.

Selain itu The Gunners sebelumnya juga sudah dikaitkan dengan beberapa pemain lain
diantaranya adalah Adrien Rabiot, gelandang asal PSG. Berdasarkan kabar yang beredar, Rabiot
akan ditukar dengan Ozil. Kemudian nama Isco, gelandang asal Real Madrid juga masuk kedalam
daftar pemburuan Arsenal di bursa transfer musim Januar 2019 nanti.

Alternatif Lain Yang Bisa Direkrut MU Jika Tidak Bisa Mendapatkan Douglas Costa

Wednesday, December 26th, 2018

Manchester United dalam beberapa hari terakhir selalu dikabarkan memiliki ketertarikan dengan salah satu pemain Juventus, Douglas Costa. Hal ini dilakukan untuk menambah performa dari Manchester United, khususnya untuk lini serang dari sektoer sayap kanan.

Demi melancarkan aksi pengrekrutan tersebut, manajemen asal Setan Merah rela mengeluarkan dana sebesar 54 Juta Poundsterling atau sebesar Rp. 999 Miliar. Namun dengan tawaran yang tidak murah tersebut langsung ditolak oleh Juventus.

Klub besar asal Italia ini beranggapan bahwa jumlah yang dikeluarkan untuk memiliki Douglas tersebut terlalu murah. Ada beberapa penyebab kalau penolakan tersebut dilakukan Juventus karena memang masih membutuhkan tenaga dan jasa dari Pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut.

Manchester United juga menganggap bahwa Douglas Costa bisa saja mengembalikan ketajaman lini serang tim khususnya pada sektor sayap kanan. Nantinya beberapa pemain seperti, marcus Rashford, Anthony Martial dan Alexis Sanchez akan dikembalikan keposisi awalnya.

Penolakan dari Juventus tersebut tentu saja membuat Manchester United harus segera mencari alternatif penggantinya. The Red Devils memiliki dua alternatif yaitu dengan cara menaikan tawaran atau segera mencari gelandang alternatif yang memiliki peluang untuk bisa dibawa pulang pada bursa transfer Januari nanti.

Lalu siapa saja gelandang-gelandang tersebut yang nantinya menjadi alternatif untuk Manchester United jika nanti gagal untuk meboyong pulang Douglas Costa dari Juventus? Nama – nama yang layak atau menjadi alternatif United pada bursa transfer musim panas 2019 menurut Sportskeed adalah:
1. Suso (AC Milan)
2. Nicolas Pepe (Lille)
3. Thorgan Hazard (Borussia Munchengladbach)

Luciano Spalleti Angap Para Pemain Inter Milan Memiliki Masalah Mental

Monday, December 24th, 2018

Inter Milan hanya mampu bermain imbang saat laga kontra Chievo Verona pada Sabtu (22-12-
2018). Dengan hasil imbang tersebut membuat sang pelatih, Luciano Spalletti beranggapan
bahwa saat ini timnya sedang memiliki masalah dengan mental.

Inter Milan berhadapan dengan Chievo Verona dipekan ke-17 Serie A musim 2018 – 2019. Inter
Milan sempat unggul dalam gol oleh Ivan Perisic dimenit ke-39 pada laga yang berlangsung di
Stasion Marc’Antonio Bentegodi, Minggu (23-12-2018).

Namun Inter Milan harus merelakan kehilangan tiga poin yang sebenarnya sudah ada didepan
mata. Inter mengalami kebobolan dimenit ke 90+1 melalui gol yang dicetak oleh pemain Chievi,
Sergio Pellissier. Skor akhir pun harus berakhir dengan imbang yaitu 1 – 1.

Dengan hasil tersebut menbuat Spalleti beranggapan bahwa timnya saat ini sedang mengalami
masalah dalam hal psikologis dan menyebutkan bahwa kondisi fisik dari para pemainnya juga
sedang dalam kondisi yang tidak stabil.

Inter Milan memang memiliki jadwal laga dalam beberapa pekan terakhir. Mauro Icarid dkk juga
baru saja menyelesaikan laga dibabak penyelisihan group ajang Liga Champions. Hasil imbang
tersebut bukanlah faktor fisik yang membuat Inter menjadi gagal untuk bisa memenangkan laga
kontra Chievo.

Spalletti sendiri juga tidak menginginkan performa seperti laga yang dijalani Inter kontra Chievo
kembali terjadi pada laga selanjutnya, oleh karena itu, mantan pelatih dari Zenit St Petersburg
tersebut menginginkan kondisi Inter Milan segera bangkit dalam laga selanjutnya yang akan
mereka jalani.

Manchester United Wajib Merogoh Kocek Rp. 32 Milliar Untuk Bisa Meminjam Solskjaer

Thursday, December 20th, 2018

Manchester United sudah memutuskan untuk mengumumkan secara resmi penunjukkan Ole Gunnar Slskjaer sebagai manajer interim sampai akhir musim 2018 – 2019. Klub hanya bisa meminjam Sloksjaer selama lima bulan karena mengingat Manchester United akan menjalankan laga musim terakhir ini pada 12 Mei 2019 dengan berhadapan dengan Cardiff City.

Tetapi Solksjaer bisa saja bertahan lebih lama dari lima bulan jika nantinya Manchester United bertahan dan mencapai final Piala FA maupun Liga Champions. Satu hal yang menarik, berapa dana yang harus dikeluarkan oleh Manchester United untuk bisa meminjam manajer asal klub Mode FK selama lima bulan?

Seperti yang kita ketahui, sebelum mengumumkannya sebagai pengganti dari Jose Mourinho dikursi panas kepelatihan, Rabu (19 Des 2018), Modle FK sudah memperpanjang kontrak Solksjaer sampai musim tahun 2021.

Laporan Mirror mengabarkan bahwa The Baby-Faced, julukan dari Solskjaer sudah menandatangani kontraknya dengan Molde untuk tiga tahun kedepan pada awal bulan ini. Dikontrak tersebut tercatay sebuah pernyataan khusus.

Pernyataan tersebut berbunyi bahwa dirinya diizinkan untuk meninggalkan klub. Untuk kesepakatan tersebut, Manchester United harus mengeluarkan dana sebesar 1.8 Juta Paun atau sebesar Rp. 32.8 Milliar kepada Molde.

Tetapi jika saja Manchester United berniat untuk mematenkan sang pelatih sementara tersebut pada masa akhir peminjamannya, mereka harus mengeluarkan dana lebih besar lagi yaitu sebesar 8 Juta Paun atau sebesar Rp. 146.1 Milliar.

Untuk saat ini kompetisi Eliteserien atau Liga utama dari Norwegia yang diikuti oleh Mode FK sudah selesai digelar untuk musim 2018 dan laga selanjutnya baru akan diputar pada bulan Maret 2019 tahun depan.

Dalam pernyataan resmi klub menyatakan bahwa Molde FK melepaskan sang pelatih dengan senang hati ke Manchester United.

Diego Simeone Angkat Bicara Soal Spekulasi Yang Mengaitkannya Dengan Inter Milan

Tuesday, December 18th, 2018

Diego Simeone, pelatih Atletico Madrid menyatakan bahwa dirinya masih belum bisa memikirkan soal kelanjutan karirnya, termasuk kabar atau spekulasi yang mengaitkannya dengan Inter Milan. Sang pelatih mengatakan bahwa dirinya hanya ingin fokus menjalani kontraknya dengan Atletico Madrid.

Simeone mengungkapkan, “Saya sangat senang meniti karir di Atletico Madrid. Apalagi untuk musim ini, semua kompetisi berjalan dengan sangat ketat dan menarik. Saya masih memiliki kontrak dengan Atletico Madrid selama satu tahun lagi.”

“Keberadaan saya di Atletico saat ini sudah sering datang pertanyaan tentang Inter Milan dan jawaban saya masih saja sama dengan sebelumnya. Saya masih ingin fokus di Atletico Madrid dan tidak ada hal lain lagi selain itu”, tambah Simeone.

Inter Milan dikabarkan masih menunggu kontrak Diego Simeone di Atletico Madrid berakhir. Selama masih berstatus sebagai seorang pemain, Simeone sudah pernah berkarir di Inter Milan selama dua musim lamanya yaitu pada periode musim 1997 – 1999.

Simeone dianggap sebagai sosok pelatih yang tepat untuk menangani Inter Milan dimasa yang akan datang. Inter berharap Simeone bisa membawa klub meraih prestasi baik dilaga domestik maupun laga antarklub Eropa.

Pelatih asal Argentina ini pun memamg mengakui bahwa dirinya tertarik untuk melanjutkan karirnya di Italia. Selain Inter Milan, Simeone juga dikaitkan dengan spekulasi dirinya yang akan berhijrah ke Lazio.

Peluang Besar Real Madrid Bertemu Manchester Dibabak 16 Besar Liga Champions

Friday, December 14th, 2018

Real Madrid dan Manchester United memiliki kesempatan untuk berlaga dalam babak 16 besar ajang Liga Champions 2018 – 2019. Ajang babak 16 besar ajang Liga Champions ini memang akan digelar pada hari senin, 17 Des 2018.

Masih belum dimulai ajang tersebut, sudah banyak yang beranggapan mengenai duel seru yang melibatkan tim-tim besar. Satu diantaranya datang dari Real Madrid. Dengan status juara bertahan, banyaj orang yang menunggu aksi dan ingin melihat serta mengetahui siapa yang akan diduelkan dengan klub besar asal Spanyol tersebut.

Satu hal yang sudah pasti bahwa Real Madrid tidak akan berduel dengan Atletico Madrid karena keduanya berasal dari satu negara yang sama yakni Spanyol. Los Blancos tidak akan bertemu dengan AS Roma karena kedua tim tersebut sudah saling duel pada babak Fase Group.

Jelas tidak ada lawan yang mudah untuk Real Madrid. Dalam ajang berkelas seperti Liga Champions ini, semua lawan dipastikan sudah sangatlah berbahaya, mengingat bahwa mereka sudah memasuki babak fase knock out.

Yang lebih menarik perhatian tentu menganai peluang Real Madrid bertemu dengan Manchester United. Duel kedua tim tersebut dianggap menarik karena selain memiliki bahan pemain yang bagus, MU juga sangat memiliki pengalaman dalam Liga Champions.

Selain itu, sang pelatih, Jose Mourinho juga sangatlah mengenal Real Madrid karena pernah menjadi pelatih dari Los Galacticos pada periode musim tahun 2010 – 2013. Selama menangani klub tersebut, Mourinho berhasil menyumbangkan satu buah gelar La Liga, satu gelar Piala Spanyol dan satu gelar Piala Raja.

Pembelaan Van Dijk Terkait Tekel Kerasnya Ke Mertens

Wednesday, December 12th, 2018

Bek tengah Liverpool, Virgil Van Dijk mencoba memberikan pembelaan dirinya mengenai pelanggaran keras yang ia lakukan terhadap penyerang Napoli, Dries Mertens.

Bek berpaspor Belanda itu diganjar kartu kuning oleh wasit dalam pertandingan Liverpool melawan Napoli di babak pertama atas pelanggaran yang ia lakukan terhadap Mertens. Dalam duel kedua pemain tersebut, memang terlihat secara jelas bahwa tekel yang dilakukan Van Dijk menghantam kaki Mertens dengan sangat telak.

Melihat pelanggaran yang dilakukan Van Dijk terhadap pemainnya tersebut, pelatih Napoli, Carlo Ancelotti menilai bahwa mantan bek Celtic itu pantas untuk mendapatkan kartu merah atas pelanggaran yang telah ia lakukan kepada Mertens. Mengenai pendapat dari Ancelotti, Van Dijk mengaku bahwa dirinya sama sekali tidak bermaksud untuk melukai Mertens.

“Saya sama sekali tidak merasa bahwa telah melakukan tekel yang jahat kepada Mertens. Namun, saya memang mengenai kakinya dengan tekel saya. Akan tetapi, saya tidak melakukan tekel tersebut dengan tujuan untuk melukai orang atau apapun itu,” ucap Van Dijk.

“Saya hanya bertujuan mendapatkan bola dan seperti yang kita semua tahu saat itu lapangan dalam kondisi basah dan tentu hal itu membuat saya melesat dan mengenai kakinya. Namun itu hanya bagian dari sepakbola dan tidak ada unsur kesengajaan disana,” tutupnya.

Dalam pertandingan yang berjalan ketat di Anfield Stadium tersebut, tuan rumah Liverpool sukses mengungguli tamunya dengan skor tipis 1-0. Gol kemenangan The Reds disumbangkan oleh Mohamed Salah di babak pertama dan kemenangan itu sekaligus memastikan langkah dari Liverpool untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Leonardo Tegaskan Paqueta Bukanlah Kaka

Monday, December 10th, 2018

Direktur Olahraga AC Milan, Leonardo Araujo meminta agar semua fans Milan tidak menggantungkan harapan yang terlalu tinggi kepada rekrutan anyar Rossoneri dari klub Flamengo yakni Lucas Paqueta.

Saat ini Paqueta memang diketahui tengah berada di Milanello untuk menjalani rangkaian tes medis guna merampungkan proses kepindahan dirinya ke San Siro. Kedatangan Paqueta ini membuat beberapa pihak menyematkan label Kaka baru kepada dirinya. Seperti diketahui, Ricardo Kaka merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah memperkuat AC Milan. Akan tetapi, Leonardo tidak setuju dengan label yang disematkan kepada pemain anyar Milan tersebut.

“Kami harus berkata jujur mengenai hal ini bahwa ketika Kaka bergabung bersama dengan kami, saat itu Milan baru saja meraih gelar juara Liga Champions. Hal itu tentu akan membuat dirinya untuk lebih mudah beradaptasi,” buka Leonardo.

“Situasi yang dialami oleh klub saat ini tentu sangat berbeda dari sebelumnya. Meski demikian, kami yakin bahwa hal ini tidak akan menghalangi Paqueta untuk menampilkan bakat dan talenta terbaik yang ia miliki bersama dengan klub ini,” tambahnya.

“Ia jelas merupakan pemain yang sangat berkualitas dan ia mampu bermain di banyak posisi yang berbeda. Itu merupakan salah satu hal menarik yang ia tawarkan. Ia jelas memiliki kualitas untuk bisa meraih kesuksesan bersama kami, namun sebelum itu terjadi, ia juga harus menunjukkan semangat dan kerja keras yang besar bersama klub ini. Tugas kami saat ini adalah untuk mencari posisi terbaik untuk dirinya sehingga ia bisa menunjukkan performa dan bakat terbaik yang ia miliki kepada kami nantinya,” tutup mantan pemain dari AC Milan tersebut.

MU Benamkan Fulham di Old Trafford

Saturday, December 8th, 2018

Manchester United akhirnya sukses memutus rentetan empat pertandingan tanpa kemenangan di ajang Premier League. Menjamu Fulham di Old Trafford Sabtu malam WIB, The Red Devils tampil impresif dan berhasil membungkam lawannya dengan skor telak 4-1.

Tambahan tiga angka ini membawa United naik ke posisi enam klasemen sementara Premier League dengan raihan 26 poin dari 16 pertandingan.

Setan Merah yang berupaya untuk segera kembali ke tren kemenangan langsung tampil agresif sejak pertandingan dimulai. Usaha tuan rumah langsung berbuah hasil di menit ke-13 setelah Ashley Young sukses membobol gawang Fulham yang dikawal Sergio Rico dengan sebuah tembakan melengkung.

Unggul satu gol membuat United kian bernafsu untuk memburu gol kedua. Usai melewatkan beberapa peluang, gol kedua United akhirnya hadir melalui aksi Juan Mata yang sukses memanfaatkan assist dari Marcus Rashford di menit ke-28.

Setelah mencetak gol kedua United, kali ini Mata bertindak sebagai pemberi assist untuk gol ketiga United yang kali ini dicatatkan atas nama Romelu Lukaku. Gol Lukaku ini hadir di menit ke-42 pertandingan dan skor 3-0 itu bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, United masih memegang kendali permainan dan terus melancarkan serangan berbahaya ke lini belakang Fulham. Namun gawang United yang malah kebobolan setelah pemain pengganti, Aboubakar Kamara sukses menjebol gawang De Gea melalui eksekusi tendangan penalti.

Usai berhasil memperkecil kedudukan menjadi 3-1, bencana bagi Fulham hadir setelah Anguissa menerima kartu kuning kedua usai melanggar Rashford di menit ke-68.

Melawan sepuluh pemain Fulham, serangan United semakin berbahaya dan Rashford sukses menutup pesta gol timnya ke gawang Fulham lewat golnya di menit ke-82. Tembakan keras penyerang Inggris itu tidak mampu dihalau Rico dan menghujam deras ke gawang Fulham. SKor 4-1 akhirnya menjadi penutup pertandingan kedua tim.

Vietnam Tantang Malaysia di Final Piala AFF 2018

Thursday, December 6th, 2018

Tim nasional Vietnam sukses mengikuti langkah tim nasional Malaysia yang berhasil lolos ke partai final Piala AFF 2018. Menghadapi Filipina di babak semifinal, Vietnam lolos dengan keunggulan agregat 4-2 atas lawannya.

Menjalani pertandingan semifinal leg kedua di Stadion My Dinh, Hanoi, tuan rumah Vietnam membawa modal bagus usai berhasil mencuri kemenangan 2-1 dari markas Filipina di leg pertama lalu.

Meski cukup lolos dengan meraih hasil imbang, namun tuan rumah tidak ingin bermain aman dan tetap menargetkan kemenangan di pertandingan leg kedua ini. Usah tuan rumah akhirnya tidak berakhir sia-sia karena mereka mampu menutup pertandingan dengan kemenangan tipis 2-1. Skor ini lantas memantapkan langkah Vietnam ke partai final dengan agregat akhir 4-2.

Meski sama-sama berambisi untuk lolos ke babak final, namun kedua tim kesulitan untuk membongkar lini pertahanan masing-masing tim. Hal itu membuat kedua tim harus mengakhiri 45 menit babak pertama dengan skor kaca mata.

Vietnam baru mampu memecah kebuntuan di menit ke-83 setelah Nguyen Quang Hai sukses membawa timnya unggul melalui gol yang ia ciptakan ke gawang Filipina. Tak butuh waktu lama, Vietnam sukses menggandakan keunggulan setelah Nguyen Cong Phuong mencetak gol kedua untuk timnya empat menit berselang.

Filipina mendapat gol hiburan di menit ke-89 setelah James Younghusband sukses mengoyak jala gawang Vietnam. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 ini tak lagi berubah.

Kesuksesan melaju ke partai puncak ini merupakan yang ketiga kali bagi Vietnam di ajang Piala AFF. Sebelumnya prestasi serupa mampu mereka torehkan di tahun 2008 dan 1998 silam. Dari dua kesempatan tampil di partai final tersebut, Vietnam sukses sekali keluar sebagai juara yakni di tahun 2008.

Kesempatan lolos ke partai final tahun ini tentu tidak ingin disia-siakan oleh Vietnam. Nguyen Quang Hai cs tentu berambisi untuk mengulangi kesuksesan mereka 10 tahun lalu kala sukses mengangkat gelar Piala AFF. Jadwal final antara Vietnam dan Malaysia dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 11 dan 15 Desember mendatang.

Griezmann Sebut Liga Champions Penentu Peraih Ballon d’Or

Tuesday, December 4th, 2018

Striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann mengaku bingung setelah mengetahui gelar Ballon d’Or 2018 gagal dimenangi oleh pemain asal Prancis. Karena hal itu, Griezmann menilai bahwa pemenang gelar Liga Champions lebih penting dari memenagi gelar Piala Dunia dalam penilaian gelar Ballon d’Or.

Penilaian Griezmann seperti itu menyusul kesuksesan Luka Modric memenangi gelar Ballon d’Or tahun ini. Panelis menilai Modric layak meraih gelar tersebut karena berhasil mengantarkan Real Madrid meraih gelar Liga Champions serta mengantarkan Kroasia melaju hingga partai Final Piala Dunia 2018.

Namun Griezmann tidak terlalu sependapat dengan keputusan panelis karena ia menilai pemain-pemain Prancis juga memiliki pencapaian yang tidak kalah mengesankan dari apa yang diraih oleh Modric. Jika melihat performa penggawa Prancis musim lalu memang tidak kalah menterang jika dibandingkan dengan Modric. Salah satu contohnya yakni Griezmann yang sukses mengantarkan Atletico Madrid meraih gelar juara Europa League dan Piala Super Eropa.

Belum lagi ia juga turut andil dalam kesuksesan negaranya memenangi gelar Piala Dunia 2018 di Rusia musim panas lalu. Selain Griezmann, ada nama Raphael Varane yang mencatatkan raihan lebih apik lagi.

Pemain yang berposisi sebagai bek itu bersama Modric memenangkan gelar Liga Champions untuk Madrid dan menjadi rekan setim Griezmann di tim nasional Prancis yang menjuarai gelar Piala Dunia. Namun keputusan akhir dari para panelis tetap memutuskan Modric yang berhak menyabet gelar Ballon d’Or 2018.

“Sangat memalukan mengetahui kenyataan gelar Ballon d’Or tahun ini tidak dimiliki oleh pemain asal Prancis. Jadi ini seakan menunjukkan bahwa gelar Liga Champions lebih penting jika dibandingkan dengan gelar Piala Dunia,” ujar Griezmann.

Arsenal Bekuk Spurs di Emirates Stadium

Sunday, December 2nd, 2018

Arsenal sukses meraih kemenangan atas rival sekotanya Totenham Hotspur dalam lanjutan pertandingan Premier League Minggu malam WIB. Bermain di Emirates Stadium, Arsenal sukses memulangkan tamunya dengan membawa kekalahan 4-2.

Meski sempat tertinggal di 45 menit pertama, The Gunners sukses membalikkan keadaan di babak kedua dan menyegel tiga angka penuh. Kemenangan ini membuat Arsenal sukses menggusur posisi Spurs di peringkat keempat klasemen sementara dengan perolehan 30 poin. Meski kedua tim memiliki jumlah poin yang sama, namun Arsenal lebih unggul dalam hal selisih gol.

Tuan rumah langsung memimpin di menit kesepuluh setelah penyerang mereka, Pierre-Emerick Aubameyang sukses mengkonversikan hadiah penalti yang didapatkan oleh timnya dengan sempurna. Penalti ini didapatkan oleh Arsenal setelah Jan Verthongen kedapatan melakukan handball di kotak penalti timnya.

Spurs sukses menyamakan skor di menit ke-30 setelah tandukan Eric Dier sukses merobek jala gawang Arsenal. Gol ini berawal dari tendangan bebas Christian Eriksen yang sukses dimaksimalkan dengan sempurna oleh Dier.

Empat menit berselang Spurs lantas mengejutkan tuan rumah setelah berhasil berbalik unggul. Kali ini gol tim tamu dilesakkan oleh Harry Kane melalui eksekusi tendangan penalti. Wasit tanpa ragu memberikan hadiah penalti kepada Spurs usai Son Heung-Min di langgar secara keras oleh Rob Holding di kotak terlarang. Skor 1-2 untuk keunggulan Spurs bertahan hingga 45 menit babak pertama berakhir.

Di awal babak kedua Arsenal sukses menyamakan skor setelah Aubameyang melesakkan gol keduanya di pertandingan ini. Tendangan keras yang dilepaskan oleh mantan penyerang Borussia Dortmund itu gagal diselamatkan oleh Hugo Lloris.

Memasuki menit ke-74, Alexandre Lacazette mengembalikan keunggulan Arsenal melalui golnya memaksimalkan umpan dari Aaron Ramsey. Meski tidak berada di posisi yang cukup bagus, namun tembakan yang dilepaskan oleh Lacazette sukses menghujam deras ke gawang Spurs.

Arsenal lantas mengunci kemenangan setelah Lucas Torreira sukses mencetak gol keempat timnya. Usai gol tersebut tak ada lagi gol tambahan dan skor 4-2 bertahan hingga 90 menit pertandingan berakhir.