MU Mendapat Tolakan Dari Skriniar

Klub raksasa Primer Leangue, Manchester United tampaknya mendapatkan cinta bertepuk sebelah tangan, usai mereka di tolak oleh pemain Inter Milan yakni Milan Skriniar.

Bek Slovakia berusia 23 tahun itu adalah salah satu dari beberapa nama di daftar belanja musim panas Manchester United yang telah lama di minta oleh Mourinho.

Pemain asal Slovakia berusia 23 tahun itu diberitakan mendapat tawaran 57 juta poundsterling dari klub Inggris untuk bergabung bersama pasukan Jose Mourinho.

Tapi tawaran itu di tolak langsung dengan raksasa Italia tidak tertarik pada tawaran klub mana pun untuk mendatangkan bintang mereka.

Tetapi bahkan tanpa tawaran itu, tampaknya mantan bintang Sampdoria ini sangat ingin bertahan di Serie A.

Skriniar, yang juga terkait dengan kepindahan ke Barcelona, ​​mengatakan kepada stasiun radio Radio Expres: “Saya sangat senang dengan cara kami [Inter] mengakhiri musim ini.

“Saya tidak tahu tentang tawaran apa pun, tetapi saya ingin tetap di Inter.

“Semua orang di Milan sangat baik dan bersemangat untuk membantu saya beradaptasi. Sebagai contoh, klub membantu saya menemukan sebuah apartemen.

“Saya sangat senang dengan cara mereka benar-benar tertarik pada saya.”

Meskipun komentarnya, Skriniar pekan lalu mengungkapkan kepada situs web tim nasional Slovakia, ada minat dari United.

Dia berkata: “Saya senang mereka [Man Utd] tertarik pada saya, tetapi Inter memutuskan bagaimana mereka memutuskan.

“Jadi saya tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Saya puas.”

Memang agak sulit untuk mengeluarkan Skriniar dari Inter, Mengingat musim depan Inter telah bermain di ajang Liga Champions Eropa.

 

Chellini Ungkap Tidak Akan Melakukan Balas Dendam Kepada Madrid

Pemain bertahan Juventus Gergio Chiellini mengatakan jika ia tidak memikirkan balas dendam terhadap Real Madrid.Chielini mengaku jika timnya pernah merasakan kekalahan maupun kemenangan terhadap semua tim.

Raksasa italia sendiri pernah di hajar oleh madrid pada final liga champions pada musim lalu dengan skor 4-1, mengingat pengalaman tersebut cheillini pun mengukapkan tidak tertarik untuk melakukan pembalasan dendam, dan dirinya hanya berpikir untuk terus fokus dengan pertandingan berikutnya.

‘’Kami tidak berpikir untuk melakukan balas dendam, kami sebagai klub yang besejarah pernah merasakan kelalahan yang memalukan dan juga memiliki kenangan indah dari kemenangan yang luar biasa, ketika anda ingin berprestasi di ajang eropa anda harus siap untuk menghadapi klub besar di luar sana dengan berbagai resiko. Melawan tim besar merupakan sebuah  pengalaman yang luar biasa dan anda dapat belajar dari mereka untuk menjadi lebih baik.’’ ungkap Cheillini.

Gergio cheillini mengatakan jika Juve maupun madrid akan saling menghormati sebagai klub yang saling besejarah, Cheillini juga tak lupa memuji madrid yang memiliki skuat yang hebat, namun hal tersebut membuat dirinya semakin Termotivasi untuk terus mengalahkan sang pemain.

‘’Mereka merupakan klub yang besar dan memiliki skuat yang luar biasa,tapi kami akan saling mengormati sebagai sesama klub besar yang bersejarah.Jika kami berhasil menangan, maka itu akan menjadi kemenangan yang indah.

Deschamps Ingin Kembali Ke Juventus ?

Pelatih Timnas Prancis,Didier Deschamps mangatakan jika ia tak menutup pintu untuk kembali melatih raksasa serie a Juventus di masa depan. Dirnya juga mengatakan jika masih memperhatikan penampilan I Bianconerri.

Deschamps sendiri pernah melatih Juventus yang kala itu harus di hukum turun ke kasta Serie B yang di sebabkan kasus Calciopoli di tahun 2006.Dirinya pun sukses membawa Juve kembali ke pentas serie A pada musim selanjutnya.Tapi langsung mengundurkan diri.

Sang pelatih sendiri sebenarnya masih mempersiapkan timnas prancis untuk bermain di ajang Piala Dunia pada 2018 tahun ini.Ketika di wawancarai oleh sebuah media ia mengungkapkan jika tidak menutup kemungkinan untuk bergabung kembali bersama juventus pada suatu hari nanti jika dirnya memiliki kesempatan untuk bergabung.

‘’Saya sudah menangani mereka di masa lalu,setelah pekerjaan saya selesai, saya memutuskan untuk mundur karna hati saya tidak ingin melanjutkannya. Dan saya sudah membayar apa yang telah di percayakan oleh Agneli beserta keluarganya  kepada saya ketika saya masih bermain.’’

‘’Saya sedang melatih prancis dan saya cukup senang disini,kita akan melihatnya nanti,dan jujur saya masih memperhatikan Juventus dari kejauhan.’’

‘’Namun jika saya kembali melatih klub di luar sana,saya harus mempelajari bahas di negara tempat saya bekerja.’’ucapnya.

Manolas Bilang Tidak Ada Cara Apapun Untuk Berhentikan Messi

Pemain bertahan milik As roma kostas Manola  menilai jika tidak memiliki banyak cara untuk menghentikan permainan lionel messi yang di nilai amat mengerikan jika berada di area kotal penalti.

Musim ini saja, Barca berhasil tampil dengan amat bagus di asuhan ernesto valverde. Dan tim catalunuya tersebut hampir di pastikan akan menjuarai ajang Laliga pada musim ini.

Dan Banyak yang menjagokan barcelona untuk memenangkan juga piala liga champions eropa, melihat performa bagus klub dan para pemainya. Beberapa pemain Bacelona sendiri tampil amat luar biasa dengan kemampuan yang amat hebat,

Messi contohnya sejauh ini saja dirinya telah berhasil mencetak 26 gol dan 12 assist di ajang laliga saja.

Kostas Manolas yang akan menghadapi messi di ajang liga champions eropa pada pekan ini sendiri, mengungkapkan jika dirinya tidak memiliki statergi khusus untuk menghentikan kapten timnas argentina tersebut. Dirinya juga mengingat apa yang di katakan Guardiola yang menilai tidak ada yang mampu menghentikan messi.

‘’Saya pernah mendengan Guardiola mengatakan jika tidak ada cara yang bisa menghentikan messi.’’

‘’Meskipun tim mu di isi oleh semua pemain bintang, messi tetap bisa mencetak gol kapan saja,Dan jika tanpa messi pun Barca tetap menjadi yang terbaik.’’Ucap manolas.