Mbappe Mengaku Susah Tidur Usai PSG Disingkirkan MU di Liga Champions

Mbappe Mengaku Susah Tidur Usai PSG Disingkirkan MU di Liga Champions

Pemain bintang milik Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe mengaku bahwa dirinya masih belum bisa melupakan kekalahan dramatis yang didapat timnya dari Manchester United dalam pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions tengah pekan lalu.

PSG memang harus menelan pil pahit dalam pertandingan itu setelah dipastikan tersingkir lewat aturan gol tandang yang dimiliki oleh United, apalagi kekalahan PSG itu didapatkan di kandang mereka sendiri yakni Parc des Princes dan mereka harus melewatkan modal keunggulan dua gol yang telah mereka kantongi di pertandingan leg pertama.

Hal yang lebih menyakitkan lagi adalah fakta bahwa gol terakhir Setan Merah dicetak di penghujung pertandingan setelah wasit memutuskan memberikan hadiah penalti kepada United setelah teknologi VAR menunjukkan adanya handball yang dilakukan oleh Presnel Kimpembe di kotak penalti timnya. Mengenai kekalahan itu, Mbappe mengaku bahwa seluruh pemain PSG masih sulit melupakan hal tersebut.

“Usai pertandingan saya hanya bisa terdiam dan sejak saat itu saya kesulitan untuk bisa tidur. Saya kira rekan-rekan saya yang lain juga mengalami hal yang sama,” ucap Mbappe.

“Kami sudah berupaya sangat keras untuk mencapai babak ini dan kami akhirnya harus tersingkir. Kami benar-benar sangat kecewa. Semua fans berada di belakang kami dan atmosfer di stadion benar-benar hebat saat itu, namun kami sendiri yang akhirnya merusak seluruh pesta tersebut,” tambahnya.

Hasil ini membuat PSG kembali harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions selama tiga musim beruntun sekaligus kembali mengubur mimpi mereka untuk bisa meraih gelar paling bergengsi bagi klub-klub Eropa tersebut. Sejak diambil alih oleh investor Qatar, prestasi terbaik yang pernah dicatatkan oleh PSG di ajang Liga Champions adalah dengan lolos ke babak perempatfinal. Meski demikian, Mbappe mengaku sangat optimis dengan rencana jangka panjang klubnya yang telah dibangun selama beberapa musim terakhir.

“Saat ini tentu banyak pihak yang meragukan akan kemampuan kami. Akan tetapi, secara pribadi saya masih sangat yakin dengan apa yang kami kerjakan sampai saat ini. Dengan dukungan seluruh fans kami, saya yakin kami akan meraih kesuksesan di masa depan. Kini target kami adalah mengakhiri sisa musim ini dengan sebaik mungkin dan setelah itu bersiap untuk menyambut musim yang akan datang,” tutupnya.

Selain hal tersebut, penyeranga asal Prancis itu menegaskan bahwa dirinya akan tetap menjadi bagian dari skuat PSG musim depan meski saat ini dirinya terus menerus dikaitkan dengan klub raksasa Spanyol yakni Real Madrid.