Cara Menyikapi Breaking News: Tips Agar Tetap Tenang dan Terinformasi

Berita Terkini Dec 31, 2025

Dalam era informasi yang cepat seperti sekarang, berita breaking news atau berita terkini sering kali datang dengan sangat mendesak. Dari peristiwa kebencanaan, kecelakaan, hingga isu politik, semua informasi ini bisa membuat kita merasa cemas dan khawatir. Namun, penting untuk dapat menyikapi situasi tersebut dengan cara yang tenang dan informatif. Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips untuk membantu Anda tetap tenang dan terinformasi saat menghadapi breaking news.

1. Memahami Apa itu Breaking News

Sebelum kita masuk ke tips konkret, penting untuk memahami apa itu breaking news. Istilah ini merujuk pada berita yang dilaporkan segera setelah terjadi dan memiliki dampak signifikan terhadap masyarakat. Misalnya, bencana alam seperti gempa bumi, kebakaran hutan, atau peristiwa kriminal yang meluas dapat dianggap sebagai breaking news.

2. Dampak Psikologis dari Breaking News

Berita terkini dapat memiliki dampak psikologis yang besar. Banyak orang mengalami kecemasan, ketakutan, dan stres akibat paparan berita yang intens. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Health Communication, konsumsi berita yang terus-menerus dapat menyebabkan fenomena yang disebut “news fatigue” atau kelelahan berita. Yang lebih mengkhawatirkan adalah bahwa informasi berlebihan dapat membuat individu merasa kurang berdaya.

3. Tetapkan Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

Ketika berita kacaunya memuncak, Anda mungkin merasa terdorong untuk terus menerus memperbarui informasi. Namun, penting untuk menetapkan batasan konsumsi berita demi kesehatan mental Anda. Berikut adalah beberapa tips untuk mengelola paparan informasi:

  • Batasi Waktu: Tentukan waktu khusus dalam sehari untuk membaca berita dan patuhi batas waktu tersebut.
  • Pilih Sumber yang Terpercaya: Prioritaskan sumber berita yang memiliki reputasi baik, seperti BBC, CNN, atau media lokal yang telah terbukti kredibel.
  • Berhenti Sejenak: Jika Anda merasa cemas atau stres, tidak ada salahnya untuk mengambil istirahat dari berita selama beberapa jam atau bahkan hari.

4. Carilah Informasi dari Sumber Resmi

Dalam menghadapi situasi darurat, penting untuk selalu memverifikasi informasi. Banyak berita yang beredar di media sosial tidak memiliki dasar yang kuat dan dapat menyesatkan. Sebaiknya selalu merujuk kepada sumber resmi seperti:

  • Situs Pemerintah: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau Kementerian Kesehatan RI adalah contoh sumber resmi yang dapat memberikan informasi terkini.
  • Stasiun Televisi Terkemuka: Media masal yang sudah dikenal reputasinya biasanya memiliki tim jurnalis yang profesional dalam menyajikan berita.

5. Ikuti Akun Media Sosial yang Terpercaya

Media sosial dapat menjadi sumber informasi yang sangat cepat, tetapi juga bisa menjadi sumber informasi yang salah. Oleh karena itu, pastikan untuk mengikuti akun resmi dari organisasi atau individu yang dapat dipercaya seperti:

  • Akun Resmi Pemerintah: Misalnya, akun Instagram atau Twitter BNPB.
  • Akun Jurnalis Terpercaya: Banyak jurnalis memiliki akun media sosial yang memberikan informasi terkini secara langsung.

6. Pahami Konteks Berita

Setiap berita memiliki konteks yang mendasarinya. Jika Anda tidak memahami latar belakang dari berita tertentu, Anda mungkin salah dalam menarik kesimpulan. Luangkan waktu untuk membaca artikel yang lebih mendalam atau menonton dokumenter yang memberikan konteks tambahan. Pastikan Anda memahami fakta-fakta berikut:

  • Apa penyebab dari peristiwa tersebut?
  • Bagaimana dampaknya terhadap masyarakat?
  • Apa langkah-langkah yang sudah diambil oleh pemerintah atau organisasi terkait?

7. Diskusikan dengan Orang Terpercaya

Dalam situasi yang penuh gejolak, berbicara dengan orang lain dapat membantu menenangkan ketegangan. Diskusikan berita yang Anda baca dengan teman atau anggota keluarga. Cara ini dapat memberikan perspektif yang berbeda dan lebih baik dalam memahami suatu isu. Selain itu, mendiskusikan isu yang menekan dengan orang lain bisa membantu meredakan kecemasan.

8. Manfaatkan Teknologi dengan Bijak

Ada banyak aplikasi dan alat yang dapat membantu Anda mendapatkan informasi tanpa merasa terbebani. Misalnya, Anda dapat menggunakan aplikasi berita yang memungkinkan penyesuaian terhadap jenis berita yang ingin Anda ikuti. Beberapa aplikasi seperti Flipboard atau Google News dapat membantu Anda menyaring informasi berdasarkan minat.

9. Tetap Terhubung dengan Lingkungan Sosial Anda

Berita terkini bisa membuat kita merasa terasing. Pastikan Anda tetap terhubung dengan teman-teman dan keluarga. Dalam situasi krisis, dukungan sosial sangat penting dalam menjaga kesehatan mental. Anda dapat:

  • Mengadakan obrolan santai secara virtual atau langsung.
  • Mengadakan acara sosial kecil dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

10. Praktekkan Teknik Relaksasi

Menghadapi berita buruk terus-menerus dapat meningkatkan level stres. Oleh karena itu, praktikkan teknik relaksasi seperti:

  • Meditasi: Teknik meditasi sederhana dapat membantu menenangkan pikiran.
  • Olahraga: Melakukan aktivitas fisik dapat melepaskan endorfin yang akan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.
  • Tafakur: Luangkan waktu untuk merenung dan terhubung dengan diri sendiri, jauh dari kebisingan informasi.

11. Ketahui Kapan Harus Mencari Bantuan Profesional

Jika Anda merasa ketertekanan akibat berita terkini semakin parah, jangan ragu untuk mencari bantuan dari profesional, seperti psikolog atau konselor. Mereka dapat membantu Anda mengatasi perasaan cemas dengan cara yang sehat.

12. Ciptakan Rencana Tindakan

Mengetahui langkah-langkah yang harus diambil saat menghadapi situasi darurat dapat memberikan rasa tenang. Ciptakan rencana tindakan yang jelas, misalnya:

  • Apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana alam?
  • Siapa yang akan dihubungi dan bagaimana cara menghubungi mereka?

13. Edukasikan Diri Anda dan Orang Lain

Selalu ada ruang untuk belajar lebih banyak tentang krisis dan bagaimana cara menanganinya. Selanjutnya, sebarkan pengetahuan ini kepada orang-orang di sekitar Anda. Anda bisa mengadakan sesi diskusi atau berbagi artikel informatif terkait isu-isu terkini.

Contoh Kasus dan Pengalaman Ahli

Mari kita lihat sebuah contoh kasus mengenai bagaimana masyarakat harus menyikapi berita terkait bencana alam. Menurut Dr. Surya Purnamasari, seorang ahli komunikasi krisis dan psikolog, “Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi berita bencana. Komunikasi yang baik dan informasi yang tepat dapat menyelamatkan nyawa.”

Misalnya, setelah gempa bumi yang terjadi di Lombok pada tahun 2018, pemenuhi kebutuhan dasar seperti makanan dan air bersih menjadi sangat mendesak. Banyak informasi yang beredar mengenai bantuan, tetapi tidak semua akurat. Oleh karena itu, warga setempat disarankan untuk memperhatikan informasi dari BNPB dan media massa yang terpercaya.

Kesimpulan

Menyikapi breaking news dengan tenang dan tetap terinformasi adalah keterampilan yang penting dalam era informasi saat ini. Dengan menerapkan langkah-langkah yang telah dijelaskan di atas, Anda dapat menjaga keseimbangan antara tetap terinformasi dan tidak membiarkan berita mengganggu kesehatan mental Anda.

Ingatlah bahwa meskipun berita terkini bisa sangat mendesak, menjaga ketenangan dan mencari informasi yang akurat adalah cara terbaik untuk menghadapi situasi ini. Lakukan komunikasi yang baik dengan orang-orang terdekat dan selalu beradaptasi dengan perubahan yang ada. Jika Anda merasa kecemasan tidak kunjung reda, jangan ragu untuk meminta bantuan profesional.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, Anda akan dapat menyikapi breaking news dengan lebih baik dan hidup dengan lebih tenang, meskipun dunia di luar sana mungkin tampak tidak pasti.

By admin