Ronaldo Ingin Juventus, Rekrut Toni Kross

Toni Kross Sebut Ronaldo Pemain Yang Luar Biasa Yang Pernah Ia Temui.

Judikita.info – Bintang baru Juventus, Cristiano Ronaldo di laporkan mengadakan pembicaraan mengenai pemain baru yang akan di datangkan ke Turin. Ronaldo meminta management klub untuk segera mendatangkan mantan rekannya di Real Madrid, Toni Kross.

II Biancconerri sendiri sudah melakukan belanja besar-besaran dimana mereka mendatangkan begitu banyak pemain baru pada musim panas lalu. Total ada empat pemain baru yang di datangkan Allianz Stadium. Mulai dari Emre Can, Cristiano Ronaldo, Mattias Perin, dan Leonardo Bonucci.

Kehadiran para pemain tersebut di yakini dapat membuat Juventus menyamai level Real Madrid, maupun Barcelona. Kedatangan Ronaldo contohnya ia merupakan salah satu pemain yang begitu populer di dunia saat ini. Lima Ballon D’or menjadi sebuah bukti jika pemain berusia 33 tahun ini akan sangat krusial untuk kesuksesan Juventus di masa depan.

Juventus sendiri membeli Ronaldo dengan bandrol yang menyentuh angka 100 juta euro. Dia sendiri di ikat kontrak selama empat musim dengan biaya gaji mencapai 30 juta euro permusimnya.

Belum lama bergabung, Laporan yang di tulis Glazetta Sport jika Ronaldo menyuruh Beppe Marotta untuk mendatangkan satu pemain lagi pada musim depan jika mereka gagal meraih Liga Champions pada musim ini.

Pemain tersebut adalah gelandang Real Madrid Toni Kross. Toni Kross sendiri di kenal sebagai gelandang terbaik dunia saat ini dimana visi misi bermainnya yang luar biasa dengan menjadi pemain yang begitu krusial di lini tengah Real Madrid.

Kross sendiri sebenarnya tertarik untuk pergi dari Madrid dimana ia ingin mencari tantangan baru di klub lain. Apalagi jika Ronaldo mengajaknya untuk bergabung dengan Juventus, bereuni dengan mantan rekannya yang merupakan pemain terbaik dunia bukan suatu hal yang sulit.

Juventus Masukan Benjamin Pavard Sebagai Daftar Belanja Klub Januari Mendatang

Pemain Bertahan Asal Prancis Benjamin Pavard Curi Perhatiaan Di Piala Dunia 2018 Russia.

Judikita.Info  –  Juara bertahan Serie A, Juventus tengah serius mendekati fullback milik Stuttgart yakni Benjamin Pavard. Pavard dinilai pemain yang tepat untuk memperkuat lini pertahanan mereka musim depan.

Pavard sendiri merupakan pemain yang berhasil mencuri perhatiaan dalam turnamen Piala Dunia 2018 di Russia kemarin. Membela timnas Prancis pemain berusia 26 tahun tersebut menjadi salah satu pemain yang begitu menjanjikan, satu gol indahnya  ke gawang timnas Argentina pada babal 16 besar merupakan saksi kunci jika sang pemain memiliki kualitas.

Dengan penampilannya yang begitu luar biasa, Pavard menjadi salah satu properti panas pada bursa transfer kemarin, dimana Juventus menjadi salah satu yang ingin menggunakan jasanya dan mencoba merekrutnya.

”II Biancconerri ” (Julukan Juventus) di laporkan sudah menyiapkan tawaran untuk mengangkut Pavard pada bursa transefer januari mendatang.

Meski sudah memiliki Joao Cancelo pada musim ini, dimana pemain asal Portugal itu menjadi pemain yang bermain di pos bek kanan Juventus, tidak membuat klub mundur dari mendatangkan Pavard.

Juve sendiri mengincar Pavard karena sang pemain merupakan salah satu pemain yang bisa bermain di banyak posisi. Di Stuttgard sendiri ia bisa bermain sebagai bek centeral, lalu ketika bermain bersama Prancis pelatih Didier Deschamps menggesernya sebagai fullback kanan dan sang pemain justru bermain dengan amat baik.

Namun langkah Juventus tidaklah mudah pasalnya ada beberapa klub liga Primer Inggris yang juga mengincar sang pemain. Klub tersebut adalah Liverpool dan Arsenal yang tertartik meminang sang pemain.

Tidak hanya itu ada raksasa Spanyol, Barcelona yang juga sangat tertarik untuk mendatangkan Pavard mengingat hingga sekarang Nelson Samedo belum bisa menggantikan peran dari Dani Alves di fullback kanan.

Courtois Bantah Lecehkan Chelsea

Kiper Anyar Real Madrid Thibaut Courtois Masih Sulit Menjadi Pemain Utama Real Madrid, Usai Mendapatkan Saingan Berat Dengan Kaylor Navas

 

Judikita.Info – Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois tampaknya sedang di rudung oleh permasalahan yang serius dengan para penggemar Chelsea yang merupakan mantan klubnya. Courtois membuat fans Chelsea murka usai ia dinilai tak profesional ketika memaksakan transfernya ke Real Madrid dengan tak hadir di sesi latihan di Cobham musim ini.

Courtois sendiri menilai jika ia tak datang untuk bergabung ke pusat latihan Chelsea di Cobham karena ia tidak ingin memperkeruh suasana latihan Chelsea dan merusaknya. Sedangkan yang bersangkutan sudah meminta Chelsea untuk melepasnya pada bulan Maret yang lalu demi bisa kembali ke Spanyol.

Lebih parahnya lagi setelah insiden pemogokan kerja, Courtois pernah mendapatkan wawancara dari sebuah baru baru ini,media dimana ia mendapatkan pertanyaan bagaimana rasanya bergabung dengan tim sekaliber Real Madrid dan apa bedanya dengan Chelsea. Pemain berusia 26 tahun itu justru menyebutkan jika Chelsea kalah kelas dengan level Real Madrid sebagi klub terbaik eropa. Jika di lihat dari perkataan tersebut bisa dikatakan Courtois tak boleh mengatakan perkataan yang membandingkan mantan klubnya, melihat Chelsea merupakan klub yang membesarkan namanya.

Tapi baru baru ini Courtois langsung membantah akan hal itu, dan menyebutkan jika ia di permainkan oleh media tersebut dan itu merupakan kesalahan besar hingga ia meminta maaf kepada Chelsea dan tak bermaksud untuk menghina mantan klubnya. Sayang, fans Chelsea sudah terlanjur sakit hati dengan ulah Courtois dengan menghujani akun media sosialnya dengan kritikan pedas.

”Saya menegaskan jika saya tidak pernah memiliki maksud untuk mengatakan hal itu, karena saya memiliki rasa hormat untuk Chelsea. Bukan merendahkan mereka karena level Real Madrid memang sedikit di atas Chelsea karena mereka juara Liga Champions berturut selama tiga musim.”

Zidane Beberkan Alasan Selalu Mainkan Benzema Meski Tak Banyak Cetak Gol

Karim Benzema & Gareth Bale Di Proyeksikan Oleh Pelatih Baru Real Madrid Jullen Lopetegui Untuk Menggantikan Peran Cristiano Ronaldo.

 

Judikita.info  –  Eks pelatih Real Madrid yang sudah tidak menjabat lagi Zinedine Zidane merupakan pelatih yang dikenal memiliki hubungan yang cukup baik untuk para pemain Loss Blanccos. Ia dinilai bisa mempersatukan semua pemain yang memiliki perbedaan pendapat di ruang ganti klub.

Contohnya adalah Karim Benzema, penyerang berpaspor Prancis ini memang menjadi pemain kesayangan dari pelatih berkepala pelontos itu. Tiga musim menjabat di Madrid ia selalu mempercayakan Benzema sebagai penyerang tunggal di skema permainnya 4-3-3 atau 4-4-2 bersama Ronaldo.

Benzema sendiri mendapatkan kritikan di era Zidane yang tak bisa mencetak banyak gol, ntah kemampuan insting golnya menurun atau di sebabkan karena sosok Ronaldo yang mendominasi sebagai pencetak gol Madrid.

Namun dengan kritikan yang di lontarkan kepada Benzema, Zidane bak “Tameng Baja” yang melindungi sang penyerang. Bayangkan musim 2016 saja ia hanya berhasil menceploskan 11 gol saja di semua kompetisi. Musim lalu sendiri ia hanya mencatatkan 5 gol saja di ajang La-Liga dari hal tersebut bisa di katakan jika performa mantan penyerang Olimpic Lyon sudah benar benar menurun di makan usia.

Akan tetapi Zidane selalu membela dan memainkannya di skuat utamanya dari pada memainkan pemain lain yang sebenarnya jauh lebih baik jika di percaya oleh Zizou.

Zidane sendiri sudah rehat sejenak untuk melatih, dan pada musim ini ia memutuskan mundur dan di gantikan oleh Jullen Lopetegui.

Legenda Real Madrid ini pun baru baru ini mengungkapkan alasannya ia terus mempercayai Benzema sebagai pion utamanya di lini serang tim yang di asuh olehnya.

”Karim pemain yang berbeda, ia bermain sebagai tim, itu alasan saya menggunakannya di lini depan. Jika saya memainkan dua pemain Individual untuk mencetak gol maka tim akan terpecah.” beber Zidane.

Bellamy : Cadangkan Lovren, Gunakan Gomez!

(Refrensi Pihak Ketiga)

Penyerang.co – Penampilan bagus yang di tunjukan oleh bek muda Joel Gomez dilini pertahan Liverpool memang membuatnya banyak yang terkejut. Duetnya dengan Virgin Van Dijk musim ini terbilang bagus hingga pekan kempat mereka hanya kebobolan sebanyak 1 gol saja dan menjelma menjadi tim yang begitu kuat.

Legenda Liverpool Craig Bellamy menyanjung kehebatan dari Gomez dimana ia bisa menujukan penampilan terbaiknya musim ini, ia juga berhasil menyingkirkan pemain yang musim lalu menjadi langganan di lini belakang The Reds yaitu Dejan Lovren, Bellamy menyebutkan jika Lovren lebih baik duduk di bangku cadangan saja karena sosok Gomez lebih pantas menemani Van Dijk di lini belakang Liverpool.

Sebenarnya kontibusi Lovren sendiri cukup bagus bersama Liverpool dimana ia merupakan pemain yang musim lalu membawa Liverpool hingga babak final Liga Champions. Duetnya Van Dijk menjadi tembok yang begitu sulit di tembus terlebih pada final tersebut mereka takluk dari Real Madrid dengan skor 3-1 yang terjadi karena ulah Loris Karius yang melakukan blunder sebanyak dua kali.

Bellamy yang pernah bermain untuk Liverpool bahkan menyakini jika Lovren sudah tidak di butuhkan di skuat utama dan mendukung Gomez untuk tampil di lini belakang karena Lovren merupakan pemain yang kerap melakukan kesalahan terutama ketika tim terkena serangan balik yang membuat sang pemain keteteran.

”Dejan merupakan pemain yang cukup bagus, tapi ia memiliki kelemahan yang sangat sering terjadi. Ketika tim yang memiliki kecepatan dan melakukan serangan balik dia Lovren adalah pemain yang benar benar di incar.”

”Sementara ketika Gomez bersama Van Dijk mereka lebih tenang dalam bermain dan lebih siap.”

Chile Tak Panggil Sanchez Karena MU Tak Restui

Judikita.info – Pelatih MU, Jose Mouringo langsung mengomentari isu yang menyebutkan jika ia melarang pemainnya untuk berlaga di ajang International bersama timnasnya demi menjalani laga persahabatan.

Seperti yang kita tahu jika pemain MU, Alexis Sanchez di sebutkan di larang oleh Mourinho untuk bergabung dengan timnas Chile untuk menjalani laga persahabatan pada jeda International pekan ini.

Chile diketahui akan menghadapi laga uji coba melawan dua wakil Asia dalam persahabatan yakni melawan Timnas Korea Selatan dan Timnas Jepang. Nah sedangkan Sanchez sendiri yang masih beluum sembuh dari cedera dan belum fit kendati ia sempat bermain untuk MU ketika kalah dari Totenham pekan lalu.

Reinaldo Rueda sendiri yang merupakan pelatih timnas Chile menyebutkan jika Sanchez tidak bergabung dengan skuatnya karena mendapatkan penolakan yang di ajukan oleh staf medies United dimana Sanchez sedang mengalami sedikit cedera dan masih belum fit untuk bertanding.

”Ini  merupakan langkah yang diberikan oleh para staf medis milik United.”

”Jadi Sanchez sendiri sebenarnya sudah dalam keadaan pulih, tapi United tidak memberikannya bermain agar di tetap fit.”

”Jadi untuk kebaikaan sang pemain kami akan menerima permintaa oleh United.”

 

Berikan Waktu Untuk Mourinho

Judikita.info – Eks pemain Manchester United, Alan Smith mengaku tidak ingin melihat klubnya mendepak Jose Mourinho musim ini. Ia menilai jika Mourinho merupakan sosok yang tepat untuk di pertahankan karena ia meerupakan pelatih yang sudah mendapatkan dalam kariernya.

Mourinho sendiri bergabung dengan MU pada musim 2016 dimana ia menggantikan posisi Luis Van Gal karena di pecat klub. Bersama MU hingga sekarang ia berhasil memberikan dua trofi untuk Setan Merah yakni Piala Liga dan Liga Eropa, musim lalu sendiri United sendiri hanya di bawanya berhasil finish di posisi Runner Up klasemen Primer Leangue.

Sayangnya pada musim ini dirinya mendapatkan goncangan dasyat karena timnya harus menalan kekalahan sebanyak dua kali dalam pertandingan awal Primer Leangue. Hingga memunculkan isu jika sang pelatih akan segera di pecat sebelum musim berakhir.

“Jose adalah salah satu pelatih terbaik saat ini, anda bisa menghitung trofinya selama ia berkarier sebagai pelatih. Tidak ada yang meragukannya dan musim pertamanya ia berhasil memberikan dua trofi, bukan satu. Jadi mari beri dia kesempatan karena United membutuhkan sosok Mourinho yang seorang pertarung dan pemenang.”

 

Gattuso : Bakayako Jika Tidak Bermain Baik, Saya Akan Cadangkan Dia

Judikita.info – Pelatih Ac Milan, Gennaro Gattuso langsung memberikan kritikan pedas kepada pemain baru yang di datangkan klub dari Chelsea. Timue Bakayako yang baru saja di pinjam musim ini dari Chelsea menilai jika pemainnya tersebut tidak memberikan permainan terbaiknya, dan ia langsung mengatakan untuk sang pemain jika ia ingin bermain di MIlan ia harus mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Bakayako yang di pinjam dari Chelsea dengan bandrol mencapai 4,5 juta poundsterling langsung di turunkan pada babak kedua ketika Milan bertemu Napoli  pada pertandingan yang berakhir kekalahan 2-3 dari Napoli.

Gattuso sendiri langsung mengatakan jika Bakayako harus merubah permainannya dan untuk lebih baik.

”Dia Timue harus bermain dengan sangat baik, ia harus belajar untuk segera merebut bola.”

Dia menambahkan jika Bakayako tidak membuatnya bahagia dengan permainannya.

”Bakayako harus tampil lebih baik lagi, bermain dengan baik dan itu benar benar tidak mudah.”

Bagi Gattuso sendiri ia menilai jika Bakayako harus segera memainkan permainan terbaiknya jika tidak mau duduk di bangku cadangan.

”Pemain yang memiliki kualitas dan jika ia tidak menampikan permainan terbaik maka itu akan membuatnya sulit.”

”Jujur saya menyukai pemain yang lebih berpengalaman dalam kualitas maupun segi usia mereka bisa bermain dengan tenang dan konsisten.”

Klopp Sebut Brighton Panaskan Liverpool

Judikita.info – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan jika Brigton & Hove Albion berhasil membuat timnya cepat panas sebelum bertandang ke King Power Stadium untuk menghadapi Leicester City pada pertandingan ke empat Primer Leangue pekan depan.

The Reds Liverpool sendiri berhasil meraih sembilan poin dari tiga pertandinga yang sudah di jalani mereka. Pertandingan pertama kontra West Ham United mereka berhasil menang dengan skor 3-1. Dan pertandingan Crystal Pallace menang dengan skor 2-0 dan ketika melawan Brighton yang memiliki pertahanan yang bagus mereka menang dengan skor akhir 1-0.

Brighton sendiri merupakan lawan yang sangat bagus ketika bertahan dan mereka memiliki serangan balik yang luar biasa, Liverpool sendiri sempat di buat kehilangan permainan ketika menghadapi mereka untuk ada Mohammed Salah yang menjadi kunci kemenangan dengan satu golnya.

”Kami menang dengan skor yang tidak banyak dan mereka Brighton bermain benar benar baik. Kami terlambat panas dan mencoba menekan lawan hingga berhasil meraih satu gol.”

Para Pemain MU Harus Dukung Mourinho

Judikita.info – Sebuah nasihat di berikan oleh salah seorang mantan pemain sepak bola yakni Brian Mc Clair ia menilai jika Jose Mourinho harus segera memenangkan laga kontra Totenham Hot Spurs pada pekan ini dimana mereka tengah krisis kepercayaan diri menyusul kekalahan kontra Brighton pada pekan lalu.

Pekan lalu memang menjadi pekan neraka bagi United, mereka harus takluk dari tangan Brighton yang merupakan klub gurem dengan skor 3-2.Di lain pihak MU sendiri akan segera menjalani laga yang cukup berat ketika menjamu Totenham Hot Spurs di Old Traford nanti yang merupakan salah satu kandidat Juara Primer Leangue.

Mc Clair yang sangat mengetahui bagaimana sepak bola Inggris jika klub besar harus kembali menerima kekalahan ketika di awal musim merupakan mimpi buruk.

”Jose di tunjuk untuk menangani United, jadi ialah orang yang tepat saat ini demi mengembalikan kejayaan klub.”

Bagi nya Mourinho sendiri menampilkan semuanya kepada tim dan skuat yang terbaik demi mewudujkan ambisinya, ia bahkan memberikan liburan yang cukup panjang untuk para pemainnya yang terlibat dalam ajang Piala Dunia kemarin, meski di Pramusim ia benar benar mengalami momen buruk.

”Dia Mourinho merupakan pelatih yang profesional, ia memiliki ambisi untuk klubnya dimana ambisi ambis itu sudah ia wujudkan. Saya berharap para pemain mau mendukungnya, ketika sebuah kritkan datang Jose selalu menjadi penghalang dan mencoba melindungi para pemainnya.”

”Musim lalu ia melindungi Paul Pogba dari biaya transfernya, bahkan pemain seperti Zlatan yang kebal dari kritikan juga mendapatkan perlindungan dari Mourinho. Dia luar biasa sebagai pelatih saat ini. Namun semua pemain harus menghormati dan menyanginya sebagai pemimpin klub ini.”