Allardyce  : Jika Spanyol Hancur Lebur Di Piala Dunia, Maka Salahkan Real Madrid

Allardyce  : Jika Spanyol Hancur Lebur Di Piala Dunia, Maka Salahkan Real Madrid

Timnas Spanyol mungkikin tengah kecewa usai mereka mendengar pernyataan Real Madrid yang resmi menunjuk Jullen Lopetegui sebagai pelatih baru mereka pada musim panas nanti usai gelaran Piala Dunia 2018 berakhir.

Sebagai catatan jika Jullen Lopetegui baru akan memimpin anak asuhnya untuk bermain di ajang Piala Dunia Russia bahkan telah tiba di Russia untuk menjalani pertandingan perdana di Piala Dunia demi menghadapi Timnas Portugal di fase grup.

Melihat pemberitaan pemecatan Lopetegui membuat mantan pelatih timnas Inggris Sam Allardyce memberikan komentar, ia bependapat jika pemecatan yang di alami oleh Lopetegui merupakan kesalahan yang di lakukan oleh pihak Real Madrid yang di anggapnya tidak profesional sebagai klub tersukses pada musim ini.

Sam Allardyce juga menyebutkan jika Real Madrid akan menjadi pihak yang sangat bertanggung jawab jika Spanyol harus hancur lebur di Piala Dunia, mengingat ini merupakan turnamen paling bergengsi untuk para pemain Sepak Bola di Dunia.

Big Sam julukan Sam Allardyce pun memahami perasaan dari federasi sepak bola Spanyol (RFEF).

”Jika saya menjadi federasi sepak bola sepanyol saya akan begitu marah dengan apa yang dilakukan oleh Real Madrid.” ucapnya.

Big Sam juga menyebutkan jika Real Madrid harusnya menunda penjukan Lopetegui sebagai pelatih baru mereka, apalagi Piala Dunia belum bergulir sama sekali dan itu bisa menggangu kosentrasi tim.

”Madrid tampaknya melakukan keseangajaan, mereka menujuk Lopetegui sebagai pelatih baru satu hari sebelum Piala Dunia. Itu bukan hal yang di luar kendali. Mereka sengaja melalukan hal itu. Dan jelas Federasi Sepal Bola Spanyol merasa kehilangan wajah mereka.” ungkapnya.

”Jadi jika Timnas Spanyol hancur lebur di Pial Dunia itu adalah kesalahan yang di lakukan oleh Real Madrid.” tutup mantan pelatih The Three Lions Inggris tersebut.

Designed by Situs Poker

DMCA.com Protection Status